Memasuki tahun 2017 banyak potensi diri yang dimiliki oleh kalangan remaja berkembang dengan pesat, demi mencari tempat di medan persaingan gengsi, mencari pundi pundi materi seakan syarat untuk mencoba mengembangkan potensi ketahap lebih tinggi demi memantapkan posisi menjadi yang lebih dari pesaing lainnya. sayangnya hal ini tidak berlaku untuk sebagian pemuda yang lebih memilih untuk berhenti berkembang karena kesulitan dalam mencari jalan mencari materi yang sudah menjadi syarat pokok.
Seringkali saat ini potensi yang berupa kreativitas dipertontonkan kepada khalayak , yang dapat melalui media sosial yang sebagai panjang lidahnya kaum sosialita ataupun penikmat teknologi digital. tentu ini sebagai perangsang bagi sebagian anak muda untuk ikut masuk dalam arus persaingan yang bisa dikatakan gengsi. tidak ada yang salah dari semua ini namun yang harus sedikit dikhawatirkan adalah bagaimana nantinya ajang kreativitas ini berdampak pada usaha menjajal diri khususnya kreativitas yang dimiliki hanya untuk mencari materi, mengesampingkan estetika, contohnya saja saat ini mereka yang berada dipinggir jalan yang menciptakan profesi baru yaitu sebagai cosplayer jalanan, sedikit penjelasan cosplayer adalah pelaku pemakai pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun.
cosplayer dulunya hanya hobi kini sudah menjadi sebuah profesi namun apakah ini sebuah profesi yang layak ataukah hanya usaha yang memaksakan untuk menciptakan peluang demi mendapatkan materi semata, lalu bagaimana dampak kepada mereka yang menjadikan cosplay sebagai sebuah hoby. sebagian orang melihat ini sebagai peluang namun kalau melihat dari sisi yang lainnya ini hanyalah ajang menjual diri dengan menggunakan topeng, Dengan semakin tingginya kebutuhan hidup hal ini menjadi lumrah saja asal tidak menganggu kepentingan orang lain, jika saja ada pihak yang sedikit perduli maka baiknya adalah menyediakan sebuah pentas pertunjukan yang dapat digunakan para cosplayer menampilkan kreativitas terbaiknya ketimbang berada di trotoar jalanan sembari menunggu uang receh yang diberikan oleh manusia yang merasa terhibur.
#DA
note : Tulisan ini hanyalah sebuah opini dan pendapat pribadi jika terdapat salah kata mohon dimaafkan dan kontak adminya. terimakasih
0 komentar:
Posting Komentar