Sendu, berhentilah sejenak,
Alunkan suaramu untuk membawa,
Keluar daku dari badai ini,
Kaki ini terlanjur tertanam dalam,
Namun kuingin lepas & lekas terbawa olehmuMenghabiskan sisa ego
Serta hasrat tak bertuan.
D.A
______________
(25032010)
Melamun senja dibukit tandus
Semilir angin datang sayup sayup
Lihatlah burung pulang kerumahnya
Dan kelinci sembunyi diantara lubang
Merekatlah harap dalam doa
Dan kemudian tangan menutupnya.
(04112019)
______________
D & A
________________________
Cinta,
Kucoba dan terus mencoba
membangun rasa diatas asa
Kuyakin bisa namun itu fana
Jalan takdirku kubangun untukmu
Dan kukandaskan hingga kau benci
Maaf maaf dan maaf
atas ego bodohi ini
kubiarkan kini hidup berjalan
Tanpa adanya asa
kubiarkan kini hidup berjalan
Tanpa adanya asa
Berharap Tuhan
Menjatuhkanmu kembali padaku
Hingga saat itu tiba kesendirian
Akan menjadi teman setiaku.
D.A
___________________________
D.e.k.a.d.e
(18102019)
___________________________
D.e.k.a.d.e
_______________
Hallo Waktu,
Akan kumulai mengurai rinduku
Dengarkanlah
Januari,
Apa kabar dirimu diantara para rindu
Februari,
Sudah letihkah kau menunggu membunuh waktu
Maret,
Hadir lagi memory tertinggal kan senyum
April,
Jangan cepat pergi, aku masih pilu
Mei,
Lupa adalah tujuan dan dirimu masihlah harapan
Juni,
Ku sudahi penantian yang berujung penderitaan
Juli,
Memory ini masih juga terpendam
Agustus,
Bisakah kau bisikan rindu padanya?
September,
Senyuman adalah kebohongan terbesarku
Oktober,
Wajahmu itu candu, mengertilah !
November,
Aku tak ingin dirimu, hanya cintaku yang tertinggal
Desember,
Penghujung harapku adalah ketiadaan.
Dan dirimu abadi dalam harap, walau kutau takdir adalah musuh.
D.A
_________________
_________________
Rasuk
____________
Semilir angin datang sayup sayup
Lihatlah burung pulang kerumahnya
Dan kelinci sembunyi diantara lubang
Merekatlah harap dalam doa
Dan kemudian tangan menutupnya.
D.A
_________________
(04112019)
_________________
Pamit
____________
Ada yang pergi mencari,
Ada yang datang meninggalkan,
Waktu tetap abadi
Dan Setiap memory
akan tetap dikenang.
D.A
_________________
_________________
Sandungan
____________
Semua berlomba raih perhatian
Sayang pemenang telah ditentukan
Ku bukan kalah berjuang
Tak juga menjadi seorang pecundang
Batasku bukanlah batasmu
Sedari awal itu memanglah untukmu
Termanisnya kekalahanku
Terpahitnya kemenanganmu
Terpahitnya kemenanganmu
D.A
_________________
Lamunan
Lamunan
____________
sebarapa bencinya pada dunia
kau tetaplah manusia
berjalan kesana kemari
mencari di riak pasir sesuatu yang pasti
Hadir dalam tujuan nan bimbang
sekali lagi kau tau tak berkembang
sudahi saja dalam diam
dalam dan dalam keluar harap dalam kelam
D.A
_________________
Hikayat Semesta
__________________
Tabir dunia telah tersingkap begitu rapih
Tak berdayanya pasir itu
Terhempas dan terkoyak menjadi butiran
Ia terlalu kecil
Pada siapa ia berteriak diluasnya samudera
Berdiam pun ia tak teraba
Hanya bergandengan ombak
Tersenyum didalam ketiadaan.
Tak berdayanya pasir itu
Terhempas dan terkoyak menjadi butiran
Ia terlalu kecil
Pada siapa ia berteriak diluasnya samudera
Berdiam pun ia tak teraba
Hanya bergandengan ombak
Tersenyum didalam ketiadaan.
D.A
__________________




